Agen Bola Sbobet

Lokasi Banjir di Kabupaten Bandung 2014

Banjir 2014 - Lokasi Banjir di Kabupaten Bandung 2014. Setelah tergenang air 2,5 meter pertengahan Desember 2013 lalu, Kampung Cieunteung, Kelurahan Baleendah, Kabupaten Bandung, kembali mengalami banjir pada Sabtu (18/1/2014) dini hari. Genangan air meninggi secara berangsur sejak pukul 3.00.

"Ketinggian genangan ketika air datang sekitar 60 hingga 70 sentimeter," ucap salah seorang warga Kampung Cieunteung RT 4 RW 20, Ujang (38) di Baleendah, Sabtu (18/1/2014).

Pada Jumat malam hingga Sabtu dini hari, tutur Ujang, memang terjadi hujan menerus. Namun, curah hujan tidak terlalu deras.

Penyebab utama genangan air, masih berasal dari luapan Kali Cigosol dan Cigado. Lantaran itu, walaupun hujan di sekitar Baleendah tidak terlalu besar, kalau terjadi luapan, Cieuteung tetap banjir.

Sementara itu Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah Kab. Bandung, Marlan menuturkan, banjir Cieunteung di Kelurahan Baleendah dan tujuh RW di Kelurahan Andir, Kecamatan Baleendah hanya sekitar 30-40 sentimeter. Pihaknya membenarkan, genangan air disebabkan luapan kali, saluran Citarum.

Marlan menambahkan, banjir pun terjadi di Kamasan, Kecamatan Banjaran, dengan ketinggian genangan air mencapai 20 sentimeter. "Selama ini kami selalu bersiaga. Peralatan evakuasi telah disiapkan di lokasi rawan banjir," ucapnya.

Luapan air Citarum memutuskan akses jalan dari Kampung Mahmud, Desa Mekarrahayu, Kecamatan Margaasih menuju Desa Gajahmekar, Kecamatan Kutawaringin. Jalan tersebut terputus sejak Jumat (17/1/2014) malam.

Warga RT 1 RW 4 Kampung Mahmud, Muhammad Nurul Mubin (15) menuturkan, kondisi itu sering terjadi saat Citarum berdebit tinggi. "Ya, kalau sedang banjir, pengendara harus memutar melalui jalan utama," tuturnya.