Agen Bola Sbobet

Berita Banjir di Kabupaten Tangerang Banten Januari 2014

Banjir 2014 - Berita Banjir di Kabupaten Tangerang Banten Januari 2014. Banjir yang melanda Kabupaten Tangerang ternyata belum sepenuhnya surut. Hingga saat ini masih terdapat lima kecamatan di Kabupaten Tangerang yang masih terendam banjir.

Informasi yang dihimpun, lima wilayah yang masih tergenang air yakni di Kecamatan Tigaraksa, Balaraja, Kronjo, Jambe dan Pasar Kamis. Aktivitas warga masih terganggu.

Kepala Dinas Penanggulangan Bencana dan Kebakaran Kabupaten Tangerang Teteng Jumara membenarkan jika terdapat lima Kecamatan yang masih terendam banjir. "Kondisi terakhirnya, air sudah surut," ujar Teteng Jumara.

Menurut Teteng, di Desa Pasir Bolang Kecamatan Tigaraksa air sudah surut 50 cm dari sebelumnya mencapai 1 meter. "Sedangkan di Perumahan Mustika Tigaraksa air masih 20 cm," katanya.

Di Desa Cirupak, Kecamatan Kronjo, kata Teteng air masih mencapai 60 cm. Sedangkan di Kawasan Olex, Kecamatan Balaraja air masih tergenang sekitar 70 cm.

"Kalau di daerah Pasar Kemis, tepatnya di Perumahan Vila Tomang Baru air masih setinggi 50 cm," terangnya.

Sementara itu, di Kota Tangerang meskipun genangan banjir di Kampung Candulan, Gondrong Petir, Kecamatan Cipondoh sudah mulai surut, namun meluapnya Kali Angke di sana masih merendam jalan akses dari Tangerang menuju Jakarta maupun arah sebaliknya. Derasnya arus sungai yang meluap hingga ke jalan raya ini selalu menghantui dan membahayakan pengguna jalan yang melintas.

Sejak Rabu pagi, genangan banjir di Kampung Candulan berangsur angsur mulai surut, dari sebelumnya mencapai 1,5 meter. Ketinggian banjir di jalan ini pun berkisar antara 30 hingga 40 centimeter. Sedangkan akibat banjir itu, puluhan warga yang berada di pengungsian mulai terserang berbagai macam penyakit seperti diare, influenza hingga DBD mendominasi penyakit yang diderita para pengungsi di sana.

Pelayanan pengobatan gratis yang disediakan puskesmas keliling pun langsung diserbu ratusan warga yang ingin berobat.

Menurut salah seorang pengungsi, Eko Irawan merasa badannya panas dingin hingga menggigil. Hal itu telah dirasakan sejak Selasa (14/1) malam.

"Setelah dilakukan diagnosa oleh dokter puskesmas keliling, saya katanya terjangkit virus tipes dan gejala DBD," tuntasnya.