Banjir 2014 - Korban Meninggal di Banjir Jakarta Januari 2014. Wijayanto, warga Petukangan Utara terbawa derasnya arus Kali Pesanggrahan, Jakarta Selatan, saat melakukan kerja bakti pada Minggu kemarin. Pria 41 tahun tersebut akhirnya ditemukan tewas setelah tersangkut di kolong jembatan di Taman Aries, Joglo, Jakarta Barat, siang tadi.
Menurut Widodo, adik kandung korban, saat itu kakak pertamanya bersama sejumlah warga tengah tanggul.
"Kemarin Minggu pagi memang ada kerja bakti itu buat tanggul di Jalan Swadarma," ujar Widodo, di rumah duka, di Jalan Swadarma 1 RT 2 RW 9 nomor 37 A, Petukangan Utara, Jakarta Selatan, Senin (20/1).
Pembuatan tanggul itu dimaksudkan untuk mencegah naiknya air dari Kali Pesanggrahan sehingga kawasan sekitarnya tak terkena dampak banjir.
"Iya, tumpukan karung diisi pasir. Biar air enggak masuk," ucapnya.
Nahas, saat asyik bergotong royong, Wijayanto tiba-tiba terpeleset ke kali. "Sempat ditolongin warga, tapi pas ditolong dia (korban) kepentok dinding terus hanyut," tambah Widodo sambil berlinang air mata.
Saat ditemukan tim SAR, lanjut Widodo, tubuh Wijayanto penuh luka yang diduga akibat benturan sejumlah sampah di kali.
"Luka-luka badannya. Kepala, hidung sama tangan kaki memar-memar," pungkasnya.
Jenazah Wijayanto akan dimakamkan di TPU Petukangan Utara sore ini.
Menurut Widodo, adik kandung korban, saat itu kakak pertamanya bersama sejumlah warga tengah tanggul.
"Kemarin Minggu pagi memang ada kerja bakti itu buat tanggul di Jalan Swadarma," ujar Widodo, di rumah duka, di Jalan Swadarma 1 RT 2 RW 9 nomor 37 A, Petukangan Utara, Jakarta Selatan, Senin (20/1).
Pembuatan tanggul itu dimaksudkan untuk mencegah naiknya air dari Kali Pesanggrahan sehingga kawasan sekitarnya tak terkena dampak banjir.
"Iya, tumpukan karung diisi pasir. Biar air enggak masuk," ucapnya.
Nahas, saat asyik bergotong royong, Wijayanto tiba-tiba terpeleset ke kali. "Sempat ditolongin warga, tapi pas ditolong dia (korban) kepentok dinding terus hanyut," tambah Widodo sambil berlinang air mata.
Saat ditemukan tim SAR, lanjut Widodo, tubuh Wijayanto penuh luka yang diduga akibat benturan sejumlah sampah di kali.
"Luka-luka badannya. Kepala, hidung sama tangan kaki memar-memar," pungkasnya.
Jenazah Wijayanto akan dimakamkan di TPU Petukangan Utara sore ini.

